SRAGEN - Di tengah hiruk pikuk pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, ada satu sosok yang tak kenal lelah memastikan roda pembangunan berputar mulus. Dialah Serda Dwi Nurmawoko, Babinsa Puro Kodim 0725/Sragen, yang menjadi denyut nadi di lapangan, menjaga setiap langkah program tetap berada di jalur yang tepat.
Pagi hingga senja, Serda Dwi tak pernah diam. Ia berkeliling, dari satu titik proyek ke titik lainnya, memastikan ketersediaan material pembangunan tak luput dari perhatian, kesiapan alat kerja selalu prima, serta koordinasi antara personel Satgas TNI dan warga yang bergotong royong berjalan lancar. Gerakannya yang lincah di lapangan menjadikannya jembatan vital antara kebutuhan teknis yang mendesak dengan visi besar program TMMD.

“Kami harus memastikan semua berjalan selaras, mulai dari material, alat, hingga personel. Koordinasi menjadi kunci agar pekerjaan tidak terhambat, ” kata Serda Dwi Nurmawoko, Rabu (29/04/2026).
Namun, kekuatan Serda Dwi tak hanya terletak pada ketelitian teknis. Kepekaan hatinya dalam menjalin hubungan dengan masyarakat Desa Puro menjadi daya ungkit yang luar biasa. Sebagai Babinsa, ia tak sekadar memberi perintah, melainkan merangkul, berkomunikasi intensif, membangkitkan semangat partisipasi, dan tak lupa, menjaga bara api gotong royong tetap menyala terang sepanjang pelaksanaan TMMD.
Pendekatan yang hangat dan penuh empati ini terbukti ampuh. Warga Desa Puro merasa dilibatkan sepenuhnya dalam setiap tahapan pembangunan, menciptakan rasa memiliki yang kuat. Hal ini secara signifikan mempercepat laju progres pekerjaan di lapangan, membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama.
Parjo (47), seorang warga Desa Puro dengan tulus mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Pak Babinsa selalu hadir dan mengajak kami ikut terlibat. Jadi kami merasa punya tanggung jawab bersama untuk menyukseskan pembangunan ini.”
Program TMMD Reguler ke-128 ini bukan sekadar membangun infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, ia adalah ajang penguatan sinergi, sebuah bukti nyata bagaimana TNI dan masyarakat bahu-membahu membangun desa yang lebih baik.
Peran Serda Dwi Nurmawoko adalah cerminan bahwa di balik keberhasilan sebuah program berskala besar, selalu ada dedikasi tanpa henti dari individu-individu yang bekerja di balik layar. Mulai dari mengurusi detail material hingga menyatukan ribuan langkah personel, ia dengan setia menjaga ritme TMMD Sragen agar tetap stabil, terarah, dan mencapai tujuannya.
(Agung)

Updates.