Sumur Bor TMMD Sragen: Harapan Air Bersih Mengalir untuk Warga Pelemgadung

    Sumur Bor TMMD Sragen: Harapan Air Bersih Mengalir untuk Warga Pelemgadung
    Kepala Desa Pelemgadung, Bekti Priyo Sambodo, S.T., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI, khususnya Satgas TMMD, Rabu (29/4/2026).

    SRAGEN - Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen di Kecamatan Karangmalang tak sekadar membawa perubahan fisik, namun juga menyentuh langsung denyut kehidupan warga. Salah satu buah manis dari kolaborasi antara TNI dan masyarakat ini adalah beroperasinya sumur bor di Desa Pelemgadung, sebuah anugerah yang disambut haru oleh segenap penduduknya.

    Kepala Desa Pelemgadung, Bekti Priyo Sambodo, S.T., tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya. Ia menyampaikan apresiasi yang tulus kepada jajaran TNI, khususnya Satgas TMMD, atas kontribusi nyata yang telah diberikan. Keberadaan sumur bor ini, baginya, adalah solusi vital yang selama ini dinanti.

    “Atas nama pribadi dan seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada TNI, khususnya Satgas TMMD ke-128 Kodim 0725/Sragen. Pembangunan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi warga kami, ” ujar Bekti, Selasa (28/04/2026).

    Bagi sebagian warga Pelemgadung, akses air bersih yang memadai selalu menjadi tantangan. Kini, dengan adanya sumur bor ini, beban tersebut terangkat. Fasilitas vital ini diharapkan tidak hanya mencukupi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

    Namun, sumur bor bukanlah satu-satunya hadiah dari TMMD Reguler ke-128. Program ini juga merangkul berbagai proyek pembangunan infrastruktur krusial lainnya. Jalan-jalan desa kini semakin kokoh berkat pengecoran, rumah-rumah tidak layak huni (RTLH) mendapatkan sentuhan perbaikan, jamban sehat mulai dibangun untuk sanitasi yang lebih baik, dan talud jalan diperkokoh demi keamanan.

    Bekti menambahkan, dampak TMMD melampaui sekadar pembangunan fisik. Ia merasakan adanya penguatan ikatan sosial yang luar biasa antara personel TNI dan warga desa. Semangat kebersamaan dan tradisi gotong royong terasa kian membara.

    “Kehadiran TNI di desa kami membawa semangat baru. Kebersamaan dan gotong royong terasa semakin kuat. Ini bukan hanya soal pembangunan, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis, ” tambahnya.

    Ia pun menegaskan komitmen kuat dari seluruh warga untuk merawat dan memanfaatkan setiap fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan dan kesejahteraan bersama di masa mendatang.

    Melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, peran TNI sebagai katalisator pembangunan di wilayah pedesaan kembali terbukti. Sinergi erat antara prajurit dan masyarakat ini melahirkan beragam fasilitas yang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi kemajuan desa yang berkelanjutan.

    (Agung)

    tmmd tni ad sragen pembangunan desa air bersih keterlibatan masyarakat beritasragen
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Di Balik Kerasnya TMMD Sragen, Momen Pijat...

    Artikel Berikutnya

    Di Balik Pembangunan TMMD Sragen, Catur...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Panglima Kodam III/Siliwangi Terima Kunjungan  Menwa Mahawarman, Bahas Kolaborasi Pertahanan dan Bela Negara
    Pangdam Diponegoro Pimpin Langsung Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden di Cilacap
    Kemnaker Tingkatkan Kompetensi Ahli K3 Demi Tempat Kerja Aman
    Sumur Bor TMMD Sragen: Harapan Air Bersih Mengalir untuk Warga Pelemgadung
    Di Balik Kerasnya TMMD Sragen, Momen Pijat Bahu Jadi Pelepas Lelah dan Perekat Soliditas Satgas

    Ikuti Kami