Harapan di Usia Senja: Sukarni Tersenyum, TMMD Wujudkan Jamban Layak untuk Hidup Lebih Sehat

    Harapan di Usia Senja: Sukarni Tersenyum, TMMD Wujudkan Jamban Layak untuk Hidup Lebih Sehat
    Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen salah satu sasaran fisik pembangunan jambanisasi warga kurang mampu di Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (30/4/2026).

    SRAGEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Memasuki hari ke-8 pelaksanaan, berbagai sasaran fisik dan nonfisik berjalan konsisten, termasuk program jambanisasi yang kini menjadi harapan baru bagi warga kurang mampu di Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (30/4/2026).

    Tak sekadar membangun infrastruktur, program ini juga membawa perubahan perilaku melalui edukasi pola hidup bersih dan sehat. Jambanisasi menjadi langkah strategis untuk mengurangi kebiasaan buang air besar sembarangan yang selama ini masih ditemukan di sejumlah wilayah.

    Kepala Desa Saradan, Iswanto, menegaskan bahwa program tersebut memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

    “Dengan adanya jamban, warga tidak lagi buang air sembarangan. Ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah penyakit, ” ujarnya.

    Salah satu penerima manfaat adalah Sukarni (77), seorang janda lanjut usia yang tinggal di Dukuh Saradan RT 10. Di usia senjanya, ia akhirnya memiliki harapan untuk hidup lebih mandiri dan sehat berkat bantuan pembangunan jamban dari program TMMD.

    Meski proses pembangunan baru mencapai sekitar 40 persen, Sukarni sudah merasakan perubahan besar dalam hidupnya.

    “Saya sangat bersyukur. Semoga cepat selesai, supaya tidak lagi merepotkan anak, terutama saat malam hari, ” tuturnya dengan wajah penuh harap.

    Kehadiran Satgas TMMD di rumahnya pun disambut hangat. Dengan sederhana, ia menyuguhkan kopi sebagai bentuk terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bagi Sukarni, bantuan ini bukan sekadar fasilitas, melainkan simbol kepedulian yang mengangkat martabat hidupnya.

    Program jambanisasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kemanusiaan. Dengan sanitasi yang lebih layak, risiko penyakit seperti diare dapat ditekan, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

    TMMD Reguler ke-128 di Sragen pun terus melangkah, menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Dari Desa Saradan, pesan kuat disampaikan: pembangunan yang tepat sasaran mampu mengubah kehidupan, bahkan bagi mereka yang selama ini terpinggirkan.

    (Agung)

    tmmd128 jambanisasi sragen hidupsehat sanitasilayak tnimanunggal beritasragen beritajateng
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Talud TMMD Sragen Rampung, Desa Puro Kini...

    Artikel Berikutnya

    Satgas TMMD Sragen Bekali Pelajar dengan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas TMMD Sragen Bekali Pelajar dengan Nasionalisme dan Bahaya Narkoba
    Harapan di Usia Senja: Sukarni Tersenyum, TMMD Wujudkan Jamban Layak untuk Hidup Lebih Sehat
    Talud TMMD Sragen Rampung, Desa Puro Kini Lebih Aman dari Bencana
    Serda Dwi Mawoko: Perekat Sukses TMMD Sragen, Satukan Satgas dan Desa
    Sumur Bor Harapan: Serka Sugeng Hadirkan Air Bersih di Desa Puro

    Ikuti Kami