SRAGEN - Di tengah hiruk pikuk pembangunan fisik desa, Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tak lupa menanamkan fondasi karakter yang kuat pada generasi penerus. Kamis (30/4/2026) pagi, suasana SMK Binawiyata di Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dipenuhi semangat edukasi melalui penyuluhan wawasan kebangsaan (wasbang) dan ancaman narkoba.
Dua sosok inspiratif, Pelda Budi Santoso dari TNI dan Aipda Kustadi dari Polsek Karangmalang, hadir membagikan ilmu yang tak ternilai. Mereka bukan sekadar memberikan materi, melainkan menggedor kesadaran para siswa tentang peran vital mereka dalam membangun negeri.
Pelda Budi Santoso dengan tegas mengingatkan pentingnya tanggung jawab setiap warga negara dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia mengutip Pasal 30 UUD 1945, yang menekankan hak dan kewajiban setiap warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
"Ini menjadi dasar penting untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan cinta tanah air sejak dini, " ujarnya, menekankan bahwa semangat bela negara harus tertanam sejak bangku sekolah.
Tak hanya itu, Pelda Budi juga menjelaskan konsep sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata), yang menempatkan TNI dan Polri sebagai garda terdepan bersama seluruh elemen masyarakat. Sebuah gambaran nyata tentang bagaimana kekuatan kolektif membangun pertahanan negara.
Sementara itu, Aipda Kustadi membidik ancaman yang lebih dekat dengan keseharian para pelajar: bahaya narkoba. Ia dengan gamblang memaparkan betapa mengerikannya dampak penyalahgunaan barang haram tersebut, tidak hanya bagi kesehatan fisik, tetapi juga merenggut masa depan gemilang.
|
Baca juga:
MBG, Senyum Ceria Anak Papua Sambut Sekolah
|
"Kami berharap para siswa bisa menjauhi dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika, " tegasnya, mengajak para siswa untuk menjadi benteng diri dari godaan sesat.
Antusiasme para siswa terlihat jelas. Reski, salah seorang pelajar, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan berharga ini.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami jadi lebih paham tentang pentingnya nasionalisme dan bahaya narkoba di lingkungan sekolah, " tuturnya, mencerminkan pemahaman baru yang didapat.
Program wawasan kebangsaan ini menegaskan komitmen TMMD yang lebih dari sekadar pembangunan fisik. Ini adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter kuat, mencintai tanah air, dan siap menghadapi segala tantangan masa depan. Dari Desa Kroyo, semangat nasionalisme ini bertumbuh, menjadi harapan Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing.
(Agung)

Updates.